Jumat, 07 Oktober 2016

Resep Rosulullah : Menghindari Salah Faham (1)



“Tiadalah seseorang  yang  bercakap cakap dengan Rosulullah SAW, melainkan beliau menghadapkan muka sepenuhnya  dan beliau tidak pernah berpaling dari orang itu , hingga orang itu selesai berbicara”. HR Thabrani 

Sering kali kesalah fahaman terjadi lantaran , anda tergesa gesa kelihatan benar, ingin dianggap lebih hebat , ingin mendapatkan respek dari orang lain , merasa paling tahu dan yang paling penting enggan mendengarkan . Berikut  cara agar tidak terjadi salah faham dalam proses komunikasi sebagaimana  implementasi sabda Rosulullah tersebut:

1.   Ketika rekan kerja bertanya atau menyampaikan sesuatu , bersabarlah untuk mendengar sampai tuntas kendati anda sudah tahu apa yang mau ditanyakan atau jawaban dari pertanyaan itu.
2.   Menanyakan mengapa hal tersebut penting untuk ditanyakan lebih penting dari sekedar  memberikan jawaban panjang lebar, karena dari jawaban “mengapa” itulah anda menjadi tahu alasan mereka bertanya.  
3.   Jawaban menjadi efektif jika anda telah dengan tuntas mendengarkan dan menyimak apa dan mengapa dia bertanya.
4.   Pertegas kepada rekan kerja  bahwa jawaban anda memiliki landasan sumber  konsep yang jelas atau  sekedar  opini pribadi.
5.   Jika anda memang tidak tahu jawaban nya , bilang saja tidak tahu. Daripada menjawab asal asalan dapat menurunkan kridibilitas.
6.   Jika jawaban anda salah , jangan takut minta maaf dan meralat kesalahan, tanpa merasa hal tersebut dapat menjatuhkan harga diri.
Semoga tips  sederhana ini bermanfaat bagi anda..  

#USTAD  SANTOSO , DAKWAH KOMEDI KANTORAN 
         

Tidak ada komentar:

Posting Komentar