“Dengan melihat kondisi hidup
seperti ini saya pesimis bisa hidup
lebih baik dimasa depan , saya cemas tidak bisa membahagiakan anak dan
keluarga, kadang kadang ketika saya berpikir berat sepertinya ada yang sesak
dalam dada saya, apa yang mesti saya lakukan ,kank..?”
Dalam posisi gelap melihat
titik terang dalam kehidupan adalah
lebih baik, ambil contoh rata rata orang sukses adalah mereka yang hidup
nya jauh lebih malang dan menderita dari yang anda hadapi, namun
mereka berhasil mengatasinya dan memutar balik kehidupan pahit menjadi
kehidupan yang lebih sukses. Itu berarti
anda memiliki peluang untuk ,melakukan hal yang sama.
Martin E.P Seligman , Ph
D Profesor psikologi dari University of Pennsylvania , Philadelphia dalam bukunya “Learned Optimism” : “mengembangan
rasa optimism diperlukan upaya bertahap, dengan menata keadaan mental yang
membuat hidup selalu sehat.
Dikarenakan “rasa cemas , marah dan
pesimis meningkatkan bio kimia tubuh ,
mengubah denyut jantung , suhu
kulit dan system kekebalan tubuh , dalam
jangka panjang akan mempengaruhi kesehatan tubuh “, seperti dikatakan
James Billing PhD , M.P.H Preventive Medicine Institute , California.
Dengan kata lain andalah yang
menentukan nasib lebih baik bagi masa depan anda sendiri, sebagaimana Firman
Allah dalam QS 59:19, “Dan janganlah kamu seperti orang yang lupa kepada Allah , lalu Allah menjadikan m ereka lupa kepada
diri sendiri”.Maknanya dalam persoalan
yang anda hadapi kembali dalam Iman
karena dengan Iman anda yakin Allah akan menolong hambanya, sekaligus
dapat menumbuhkan persaaan optimis dalam diri anda”.
1.
Kembalikan
persoalan yang tidak dapat anda selesaikan sendiri kepada Allah, dengan
berpasrah kepadaNya maka kecemasan anda akan berkurang bahkan hilang.
2.
Yakinlah
kepada rencana Allah kepada anda atas keadaan saat ini sebagai jalan menuju
sukses di masa depan,karena keyakinan anda akan membuat pikiran anda
bersemangat mengatasi kesulitan hidup.
3.
Komitmen
dalam iman membuat anda hidup lebih optimis dan sehat, seperti dikatakan Herbert Benson, M.D dari Harvard University “ komitmen religious secara
konsisten berkaitan dengan kesehatan dan kualitas hidup lebih baik”.
4.
Mulai
langkah sederhana dari yang bisa anda lakukan saat ini, selanjutnya fokus untuk
mengerjakan nya secara lebih baik , dan tunggu hasilnya banyak pengalaman hasil
tidak akan mengkhianati upaya yang telah anda lakukan .
5.
Berpiki
positif yakin anda bisa mencapainya dan tanpa anda rasakan anda telah
mencapainya
Disaat
apapun jangan lupakan Allah agar Allah
selalu ingat dan membuat anda ingat pada potensi unggul yang anda miliki
Ustad Santoso , Da'wah Komedi Kantoran

Tidak ada komentar:
Posting Komentar