Sabtu, 08 Oktober 2016

Konsultasi Meaningless 59.19: Kiat mengatasi cemas karena pesimis





“Dengan melihat kondisi hidup seperti ini saya pesimis  bisa hidup lebih baik dimasa depan , saya cemas tidak bisa membahagiakan anak dan keluarga, kadang kadang ketika saya berpikir berat sepertinya ada yang sesak dalam dada saya, apa yang mesti saya lakukan ,kank..?”


Dalam posisi gelap melihat titik terang  dalam kehidupan adalah lebih baik, ambil contoh rata rata orang sukses adalah mereka yang hidup nya  jauh lebih malang  dan menderita dari yang anda hadapi, namun mereka berhasil mengatasinya dan memutar balik kehidupan pahit menjadi kehidupan yang lebih sukses.  Itu berarti anda memiliki peluang untuk ,melakukan hal yang sama.
Martin E.P Seligman , Ph D  Profesor psikologi dari University  of Pennsylvania , Philadelphia  dalam bukunya “Learned  Optimism” : “mengembangan rasa optimism diperlukan upaya bertahap, dengan menata keadaan mental yang membuat  hidup selalu sehat.   

 Dikarenakan “rasa cemas , marah dan pesimis  meningkatkan bio kimia tubuh , mengubah  denyut jantung , suhu kulit  dan system kekebalan tubuh , dalam jangka panjang akan mempengaruhi kesehatan tubuh “, seperti  dikatakan  James  Billing PhD , M.P.H  Preventive Medicine Institute , California. 

Dengan kata lain andalah yang menentukan nasib lebih baik bagi masa depan anda sendiri, sebagaimana Firman Allah dalam QS 59:19, “Dan janganlah kamu  seperti orang yang lupa kepada Allah ,  lalu Allah menjadikan m ereka lupa kepada diri sendiri”.Maknanya  dalam persoalan yang anda hadapi kembali dalam Iman  karena dengan Iman anda yakin Allah akan menolong hambanya, sekaligus dapat menumbuhkan persaaan optimis dalam diri anda”. 

1.      Kembalikan persoalan yang tidak dapat anda selesaikan sendiri kepada Allah, dengan berpasrah kepadaNya maka kecemasan anda akan berkurang bahkan hilang. 

2.      Yakinlah kepada rencana Allah kepada anda atas keadaan saat ini sebagai jalan menuju sukses di masa depan,karena keyakinan anda akan membuat pikiran anda bersemangat mengatasi kesulitan hidup. 

3.      Komitmen dalam iman membuat anda hidup lebih optimis dan sehat,  seperti dikatakan  Herbert Benson, M.D dari Harvard  University “ komitmen religious secara konsisten berkaitan dengan kesehatan dan kualitas hidup lebih baik”.

4.      Mulai langkah sederhana dari yang bisa anda lakukan saat ini, selanjutnya fokus untuk mengerjakan nya secara lebih baik , dan tunggu hasilnya banyak pengalaman hasil tidak akan mengkhianati upaya yang telah anda lakukan .

5.      Berpiki positif yakin anda bisa mencapainya dan tanpa anda rasakan anda telah mencapainya

Disaat apapun jangan lupakan Allah  agar Allah selalu ingat dan membuat anda ingat pada potensi unggul yang anda miliki

Ustad Santoso , Da'wah Komedi Kantoran  

  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar